Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Maaf?

"Perempuanmu memang akan selalu memaafkanmu" Aku sebagai perempuan, entah mengapa memang selalu ada celah untuk selalu memaafkanmu. Tak perlu kamu pinta, aku akan selalu memaafkan apapun yang kamu lakukan. Buatku kehilangan dirimu lebih menyakitkan, ketimbang untuk memaafkanmu dan menerimamu kembali. Biar bumi yang menyaksikannya, semua yang telah terjadi semua itu untuk dirimu. Hahaha so sad. But, Aku lebih suka melihat tatapan matanya, daripada aku harus kehilangan sorotan matanya. Seketika luka tertutupi dengan ribuan senyumannya. Tapi bukan berarti KAMU selalu meminta maaf terus2an bukan? Hehehe. Dan kita punya rasa lelah. Eh tapi itu bukan dijadikan alasan untuk menyerah loh yaa... Seberapa pun emosiku ketika dilukai, atau hal lebih menyakitkan dari pada itu, Aku selalu punya beribu cara untuk berfikir dan beribu alasan untuk selalu memaafkanmu. Sepertinya terlalu sulit buatku untuk dapat mengungkap apa yang dirasakan oleh hati dan apa yang tergores...

Biarkanlah...

Waktu terus akan berlalu, hari akan terus berganti tanpa mungkin ia menunggu hanya untuk diriku.. Berat bila jika aku harus mengingat semua cerita kita dari awal pertama kali kita bertemu sampai kita menjalin sebuah hubungan. Ada masa dimana aku tidak bisa bercerita betapa bahagianya aku bisa bertemu denganmu, dan ada masa dimana aku tidak bisa bercerita betapa sedihnya aku mengetahui semuanya. Banyak orang berkata; "Semakin lama hubungan, semakin banyak vase yang akan mereka alami" Dan saat ini aku merasakan sebuah vase-vase dalam hubungan, pahit, manis, bahkan sampai sakitnya mendengar kata-kata yang seharusnya tak pantas untuk aku dengar. Romansa apapun pernah aku rasakan. Ada masa dimana aku merasakan sebuah kata "aku j enuh,aku sakit, aku capek,everything seems wrong" 1001 pertanyaan dalam otakku terus mengalir. Apakah aku harus terus berjalan atau berhenti? Apakah aku yang harus meninggalkanmu? Apakah aku yang harus menyerah? Tapi bagaimana perasaan...